Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Desember 2016

Membuat Bootable USB Flashdisk Ubuntu di Windows

Membuat Bootable USB Flashdisk Ubuntu di Windows
Membuat Bootable USB Flashdisk Ubuntu di Windows sangatlah mudah, dan tidak sesulit yang kita bayangkan. 😁

Ok pribadi ke pointnya saja. Silahkan siapkan bahannya di bawah ini:

Bahan untuk membuat Bootable USB Flashdisk Ubuntu di Windows


  • File ISO Ubuntu 16.04.02 LTS Download
  • Rufus Download
  • USB Flashdisk (Minimal 4GB)
  • Laptop / PC (Windows)

Cara Membuat Bootable USB Flashdisk Ubuntu di Windows


Tancapkan USB flashdisk yang ingin Anda gunakan. Backup terlebih dahulu data yang ada pada flashdisk Anda, alasannya yakni nantinya flashdisk akan terformat.

Buka Rufus, di samping FreeDOS, klik dan cari file ISO Ubuntu yang sudah Anda download.

ISO Ubuntu
Pastikan bahwa settings Rufus tersebut ibarat di bawah ini.

Settings Rufus
Klik Start dan ikuti Wizard nya.

Wizard Rufus
Tunggu sampai proses selesai. Kemudian klik close.

Proses Rufus
Setelah final maka bootable USB flashdisk Ubuntu siap untuk Anda gunakan. 😄

Sekian mengenai artikel Membuat Bootable USB Flashdisk Ubuntu di Windows. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. 🙂

Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komentar. Jika Anda suka artikel ini silahkan share! Terimakasih.
Read More

Minggu, 18 Desember 2016

Cara Dual Boot Ubuntu 16.04.2 LTS dengan Windows 10

Cara Dual Boot Ubuntu 16.04.2 LTS dengan Windows 10
Cara Dual Boot Ubuntu 16.04.2 LTS dengan Windows 10 tidaklah sesulit menyerupai yang Anda bayangkan, namun di sini Anda harus benar-benar mencermatinya, semoga tidak terjadi kesalahan. Dan aneka macam tutorialnya di google. Namun di sini saya juga akan membuat tutorialnya. Tutorial ini mampu Anda gunakan untuk versi Windows 7 atau Windows 8, tinggal Anda implementasikan sendiri untuk penerapannya. Dan juga tutorial ini berlaku untuk versi update Ubuntu kedepannya. 😊


Ok eksklusif ke pointnya saja. Silahkan siapkan semuanya di bawah ini:

Persiapan


Jika sudah siap silahkan pahami konsepnya di bawah ini:

Konsep Dual Boot


Pada tutorial ini konsep yang digunakan yakni dengan memisah antara Windows dan Ubuntu. Artinya boot manager Windows di pisahkan dari boot manager Ubuntu. Dengan cara menyerupai ini bila suatu dikala ada duduk perkara pada Ubuntu atau Windows kita tidak perlu khawatir, alasannya yakni terpisah. Sekarang silahkan Anda siapkan 3 partisi gres untuk melaksanakan dual boot ini.


  • Partisi Boot: Untuk meletakan GRUB semoga terpisah, tidak bersamaan dengan Windows boot manager.
  • Partisi Root: Tempat terinstallnya Ubuntu.
  • Partisi Swap: Untuk embel-embel memory saja, bila suatu dikala Ubuntu membutuhkannya (Swap File ini semacam Page File bila di Windows).
  • Partisi Home (opsional): Bersifat opsional, Anda mampu menambahkannya atau menjadikannya satu dengan Root. Home yakni lokasi daerah tersimpannya (music, pictures, dan lain sebagainya).

Jika sudah paham, eksklusif saja ke proses penerapannya.

Booting ke Bootable Ubuntu Installer


Tancapkan bootable USB flashdisk Ubuntu Installer Anda ke PC / Laptop (Windows 10), kemudian booting ke USB tersebut. Dan silahkan atur first booting melalui settings BIOS atau  masuk ke boot option dengan cara menekan tombol tertentu pada PC / Laptop Anda dikala booting pertama. Selain itu juga mampu masuk dengan menekan tombol tertentu menyerupai F12, ESC, dan lain sebagainya.


Membuat Partisi Ubuntu


Setelah Anda berhasil booting ke Ubuntu selanjutnya silahkan Anda pilih Try Ubuntu. Catatan: bila Anda sudah membuat partisi silahkan eksklusif pilih Install Ubuntu.

Ubuntu Installer
Kemudian eksklusif jalankan Gparted.

Gparted
Silahkan buat partisi yang diperlukan. Kecuali partisi Swap dan partisi lainnya, alasannya yakni harus Anda buat dengan file system ext4. Ingat, alasannya yakni nantinya kita akan membuat banyak partisi, ada baiknya Anda pecah terlebih dahulu Primary Partition dengan membuat satu Extended Partition. Karena Extended Partition inilah yang nantinya akan kita pecah-pecah sebagai Logical Partition dan menjadi 4 partisi menyerupai di bawah ini:


Partisi Boot: Partisi ini saya menggunakan 1GB space untuk menunjukkan ruang yang cukup bila ada update GRUB nantinya.

Boot
Partisi Swap: Saya menggunakan 4GB space sebagai ruang bagi swap file (virtual memory) Ubuntu. Disarankan mengalokasikan partisi Swap sebesar 2x besarnya RAM.

Swap
Partisi Root: Besar partisi ini mampu Anda sesuaikan dengan kebutuhan, hanya saja pastikan besar partisi tidak kurang dari 10GB. Saya menggunakan 20GB space untuk menginstall Ubuntu.

Root
Partisi Home: Besar partisi ini mampu Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Kalo saya menggunakan sisa space untuk partisi home ini.

Home
Jika partisi sudah diatur, klik Apply dan tunggu proses partisi selesai.

Done
Setelah semua partisi tamat dibuat, maka selanjutnya klik Install Ubuntu 16.04.2 LTS.

Install Ubuntu
Pilih Bahasa

Language
Centang keduanya untuk melaksanakan update dikala proses instalasi dan menginstall third party tool yang dibutuhkan dalam menjalankan multimedia dan lain sebagainya.

Third Party
Pada bab Installation type, pilih saja Something Else untuk memilih partisi yang sudah kita buat tadi.

Something Else

Pada setiap partisi yang sudah Anda buat, pilih Change.

Setelah itu mount point partisi boot ke /boot dan centang format the partition.

Mount Boot
Partisi Swap > Use as Swap area.

Use as Swap
Partisi Root > mount point ke /

Mount Root
Partisi Home > mount point ke /home

Mount Home
Ubah Device for boot loader installation ke partisi boot, pola partisi boot saya yakni /dev/sda6

Install Now
Kemudian klik Install Now.
Catatan: Lakukan proses instalasi menyerupai biasa kemudian restart setelah proses instalasi selesai.

Setelah restart, Anda masih belum mampu masuk ke Ubuntu 16.04.2 LTS, alasannya yakni belum ada opsi boot loader Ubuntu di MBR. Oleh alasannya yakni itu eksklusif saja masuk ke Windows 10 terlebih dahulu, lalu buka EasyBCD yang sudah Anda download.

Setelah itu buka EasyBCD kemudian buat entry gres untuk menambahkan opsi Ubuntu 16.04.02 LTS. Caranya klik saja Add New Entry > Linux/BSD > Pilih GRUB (Legacy) pada bab Type > Isikan Ubuntu 16.04.2 LTS pada bab Name > dan pada bab drive, pilih partisi Boot daerah boot loader Ubuntu telah terinstall. Jika sudah, klik Add Entry.

EasyBCD Add
Pastikan pada menu entry jadinya menyerupai ini.

EasyBCD Save

Setelah itu restart PC / Laptop. Kemudian Anda akan disuguhkan opsi booting ke Windows 10 atau Ubuntu 16.04.2 LTS menyerupai di bawah ini:

Tampilan Dual Boot Ubuntu Windows
Pilih Ubuntu 16.04.2 LTS untuk masuk ke Ubuntu dan sebaliknya.

Selesai!


Cara ini terlihat panjang, tetapi dengan cara ini dapat meminimalisir permasalahan yang terjadi kedepannya. Sekian artikel tutorial Cara Dual Boot Ubuntu 16.04.2 LTS dengan Windows 10. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komentar, bila artikel ini bermanfaat silahkan share. Terimakasih 😉
Read More

Sabtu, 17 Desember 2016

Yang perlu dilakukan setelah install Ubuntu 16.04.2 LTS

After Install Ubuntu
Setelah Anda berhasil menginstall Ubuntu 16.04.2 LTS pasti Anda binggung mau ngapain. Nah oleh karena itu saya membuat tutorial ini untuk kelanjutan dari artikel sebelumnya. Saya tidak menjamin cara ini akan bekerja pada Ubuntu yang Anda gunakan, karena versi Ubuntu yang berbeda-beda. Namun kalau Anda menggunakan tutorial dari saya sebelumnya mungkin ini akan bekerja. 😄

Ok pribadi saja simak di bawah ini:

1. Update System


Pertama yang perlu Anda lakukan ialah memperbarui sistem. Mungkin OS Ubuntu Anda masih terbilang baru, namun saya yakin pasti Anda perlu memperbaruinya.

Setau saya disk unduh tidak diperbarui setiap hari. Kaprikornus pada ketika rilis dan pada ketika Anda men-download, mungkin sudah ada banyak update. Menurut pengalaman saya, kalau Anda tidak memperbarui sistem, Anda mungkin akan mengalami kesalahan yang asing ketika menginstall aktivitas baru.

Tekan super Key (Windows Key) untuk menuju ke Unity Dash dan mencari Software Updater. Dengan menjalankan aktivitas ini otomatis akan mencari update yang tersedia. Selain itu, Anda juga dapat menjalankan perintah di bawah ini pada terminal:
sudo apt update
sudo apt dist-upgrade

2. Install Codec Multimedia Ubuntu (Ubuntu Restricted Extras)


Ubuntu Restricted Extras ialah beberapa paket codec yang tidak disertakan secara default dalam sistem Ubuntu. Hal ini disebabkan karena problem legalitas pada beberapa negara. Untuk menghindari problem legalitas, Ubuntu tidak memasukkan beberapa codec tersebut secara default dalam sistem mereka. Akan tetapi Ubuntu menyediakan paket Ubuntu Restricted Extras ini secara terpisah, sehingga pengguna dapat menginstallnya dengan mudah apabila diperlukan. Paket ini aman untuk diinstall. Setelah menginstal codec ini, Anda dapat memutar format multimedia menyerupai MP3, M4A, MP4, AVI, MKV, dan lain sebagainya. Untuk menginstalnya Anda perlu menjalankan perintah di bawah ini:
sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras

3. Menyesuaikan tampilan dan nuansa


Cara menyesuaikan tampilan dan nuansanya yaitu menggunakan Unity Tweak. Unity Tweak merupakan sebuah software yang memungkinkan anda untuk mengonfigurasi Unity menyerupai memindahkan posisi Unity Launcher, mengatur posisi menu bar, mengubah ukuran icon pada Unity Launcher, mengganti tema dan ikon, dan lain sebagainya. Caranya mudah tanpa harus menjalankan perintah melalui command line. Unity Tweak tersedia pada reposiroty Ubuntu, untuk menginstallnya anda dapat mencarinya melalui Ubuntu Software atau mengetikkan perintah di bawah ini:
sudo apt install unity-tweak-tool

4. Merubah Posisi Unity Launcher


Metode 1: Menggunakan Command Line. Buka terminal, kemudian gunakan perintah berikut:
gsettings set com.canonical.Unity.Launcher launcher-position Bottom
gsettings set com.canonical.Unity.Launcher launcher-position Left

Metode 2: Menggunakan GUI. Cara kedua ini ialah menggunakan dconf-editor, silahkan ketikan perintah berikut:
sudo apt-get install dconf-editor

Setelah terpasang, buka tool tersebut. Kemudian cari com -> canonical -> unity -> launcher, kemudian rubah dari left ke bottom.

Itulah beberapa langkah yang perlu dilakukan setelah install Ubuntu 16.04.2 LTS. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan komentar, kalau Anda suka dengan artikel ini silahkan share. Terimakasih. 😅
Read More